CILEGON | DH.ALBANTANI - Tahun 2004 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pengabdian KH. Edi Alhikmah di Kota Cilegon, Provinsi Banten. Pada tahun tersebut, KH. Edi Alhikmah memulai perjuangannya dengan mendirikan Masjid Jami’ Uswatun Hasanah di Kampung Jeruk Tipis, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten.
Pendirian masjid tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sarana keagamaan bagi masyarakat. Setelah pembangunan Masjid Jami’ Uswatun Hasanah, perjuangan KH. Edi Alhikmah kemudian berlanjut pada bidang pendidikan melalui pembangunan Pesantren Darul Hikmah Albantani.
Membangun Masjid Jami’ Uswatun Hasanah
Pembangunan masjid menjadi bagian dari langkah awal KH. Edi Alhikmah dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Masjid tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat.
Dari langkah awal tersebut, perjuangan kemudian berkembang ke bidang pendidikan.
Berlanjut Membangun Pesantren
Pada 2006, KH. Edi Alhikmah melanjutkan perjuangannya dengan membangun gedung Pesantren Darul Hikmah Albantani di Kubang Welut, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Pembangunan gedung pesantren tersebut menjadi tahap penting dalam pengembangan perjuangan KH. Edi Alhikmah. Jika pembangunan masjid menjadi salah satu langkah awal dalam bidang keagamaan, pembangunan pesantren menjadi kelanjutan perjuangan dalam bidang pendidikan.
Pesantren Darul Hikmah Albantani kemudian menjadi wadah bagi kegiatan pendidikan dan keagamaan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Pindah Lokasi pada 2018
Dalam perjalanan selanjutnya, pada 2018, Pesantren Darul Hikmah Albantani berpindah lokasi ke Link. Luwungsawo, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Provinsi Banten.
Perpindahan lokasi tersebut menjadi bagian dari perkembangan perjalanan Pesantren Darul Hikmah Albantani. Hingga saat ini, kegiatan pesantren disebut masih aktif dan berjalan dengan baik.
Keberlangsungan kegiatan tersebut menjadi bagian dari kesinambungan perjuangan yang telah dirintis KH. Edi Alhikmah sejak mendirikan Masjid Jami’ Uswatun Hasanah pada 2004.
Dari Masjid Menuju Pesantren
Jika disusun secara kronologis, perjalanan tersebut memiliki tahapan yang jelas.
Tahun 2004, KH. Edi Alhikmah mendirikan Masjid Jami’ Uswatun Hasanah di Kampung Jeruk Tipis, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Tahun 2006, perjuangan dilanjutkan dengan pembangunan gedung Pesantren Darul Hikmah Albantani di Kubang Welut, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Tahun 2018, Pesantren Darul Hikmah Albantani berpindah lokasi ke Link. Luwungsawo, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Hingga saat ini, kegiatan Pesantren Darul Hikmah Albantani masih aktif dan berjalan dengan baik.
Rangkaian tersebut menggambarkan perjalanan pengabdian KH. Edi Alhikmah yang dimulai dari pembangunan sarana keagamaan, kemudian berkembang menjadi perjuangan di bidang pendidikan melalui pesantren.
Red/Mas Adi
MASJID JAMI' USWATUN HASANAH
Bagikan pengalaman atau tambahan informasi Anda di sini agar pembaca lain bisa belajar bersama. Komentar yang mengandung spam akan otomatis dihapus.
0 Komentar