CILEGON, BANTEN| KH. EDI M. Alhikmah, MLi Albantani dikenal sebagai pendiri dan pengasuh Pesantren Darul Hikmah Albantani di Kota Cilegon, Banten. Pesantren tersebut sejak awal berkembang dengan perhatian pada pendidikan keislaman, Al-Qur’an dan pembinaan akhlak santri.
Dalam perjalanan pengabdiannya, KH. Edi Alhikmah juga dikenal oleh sebagian masyarakat sebagai seorang yang mendalami ilmu hikmah, termasuk apa yang disebutnya sebagai Hikmah Sinar Keemasan dan ilmu laduni bicara. Menurut keterangan yang berkembang di lingkungan jamaah dan masyarakat yang mengenalnya, ilmu tersebut telah dipelajari, diamalkan dan diajarkan kepada orang-orang yang membutuhkan sejak sekitar tahun 1986 hingga sekarang.
Aktivitas beliau tidak hanya berlangsung di lingkungan pesantren beliau juga sering ke berbagai Daerah Banhkan sampai kemancanegara untuk memenuhi Undangan orang orang yang membutuhkannya,Namun Dalam beberapa tahun terakhir, KH. Edi Alhikmah lebih banyak menerima tamu dan bersilaturahmi dari kediamannya. Masyarakat dari berbagai daerah datang untuk berkonsultasi mengenai persoalan kehidupan, keluarga, usaha, pekerjaan, karier maupun berbagai persoalan lainnya.
Sejumlah pengusaha, tokoh masyarakat dan orang dari berbagai latar datang untuk bersilaturahmi dan meminta nasihat serta doa. Bagi KH. Edi Alhikmah, kedatangan siapa pun diterima dengan sikap sederhana, ramah dan tanpa membeda-bedakan latar belakang suku maupun agama.
Nama KH. Edi Alhikmah juga tercatat dalam sejumlah pemberitaan mengenai kegiatan Pesantren Darul Hikmah Albantani. Pada 2023, media memberitakan kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon ke pesantren tersebut dan menyebut KH. Ki Edi Alhikmah sebagai pendiri Yayasan Darul Hikmah Albantani.
Pesantren Darul Hikmah Albantani sendiri diketahui berdiri sejak 2004 di kawasan Kubang Welut, Citangkil, sebelum kemudian berkembang di kawasan Link. Luwungsawo, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Pada 2025, KH. Edi Alhikmah juga diberitakan hadir dalam kegiatan buka puasa bersama dan santunan yatim-dhuafa di Pesantren Darul Hikmah Albantani. Dalam kegiatan tersebut beliau memimpin doa dan menyampaikan harapan agar kegiatan pesantren terus menjadi ladang ibadah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi masyarakat yang mengenalnya, sosok KH. Edi Alhikmah tidak hanya dipandang dari sisi keilmuan, tetapi juga dari kesederhanaan dan keterbukaannya dalam menerima siapa saja yang datang untuk bersilaturahmi.
Dalam keyakinan Islam, segala keberhasilan dan pertolongan pada akhirnya tetap diyakini terjadi atas izin, kehendak dan ridha Allah SWT.Red/pesantren Darul Hikmah Albantani.
Bagikan pengalaman atau tambahan informasi Anda di sini agar pembaca lain bisa belajar bersama. Komentar yang mengandung spam akan otomatis dihapus.
0 Komentar